:: DETIL DOKUMEN

Gubernur DKI Resmikan KA Wisata di Monas
 
 
impresum
SL : SN, 2008.
Deskripsi
Sumber:
Kompas: Minggu, 9 Maret 2008 | 10:59 WIB
http://www.kompas.com/read/xml/2008/03/09/10595714/gubernur.dki.resmikan.ka.wisata.di.monas
Gubernur DKI Resmikan KA Wisata di Monas

Subyek
20091992 Geografi dan Pariwisata -- Indonesia -- Jawa -- Jakarta
Isi:

JAKARTA, MINGGU- Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo meresmikan kereta wisata Monumen Nasional (Monas) di Silang Monas, Jakarta, Minggu, (9/3). "Dengan memohon keridhoan Allah dan mengucapkan Bismillaahirrahmaanirrahiim kereta wisata ini diresmikan," kata Fauzi yang setelah peresmian mencoba mengendarai kereta tersebut.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Provinsi DKI Aurora Tambunan gagasan awal adanya kereta ini karena banyaknya keluhan masyarakat tentang terlalu jauhnya jarak dari pintu parkir ke pintu masuk Monas. " Di samping itu dengan areal terbuka antara tempat parkir dan pintu masuk mengakibatkan pengunjung tidak terlindung dari terik matahari," ujar Aurora.

Kereta wisata ini, lanjut Aurora, berjumlah dua unit kendaraan, masing-masing unit terdiri dari tiga gerbong dengan kapasitas 36 orang dengan panjang empat meter, lebar 1,7 meter, dan tinggi dua meter. Jenis kendaraan bermesin diesel berbahan bakar solar.

Desain atap KA yang berwarna merah dan jingga ini berbentuk gigi baplang yang merupakan ciri rumah etnis Betawi. Kereta ini beroperasi setiap hari mulai pukul 08.15 WIB sampai dengan 17.30 WIB. Para penumpang kereta ini tidak dipungut biaya.

Fauzi dalam sambutannya berpesan kepada semua agar kereta yang dibiayai dari dana masyarakat sebesar Rp 800 juta ini dijaga dan dirawat. "Saya titip kepada warga yang menggunakan kereta ini, tolong dijaga, tolong dirawat. Jangan nanti baru beberapa bulan sudah dipenuhi coretan dan sampah," ujarnya.

Walaupun kereta wisata dioperasikan, Gubernur masih menganjurkan para pengunjung yang tidak ada halangan kesehatan untuk berjalan kaki dari tempat parkir ke Monas, selain karena unitnya terbatas, jalan kaki juga lebih menyehatkan.

Sementara itu, masyarakat pengunjung terlihat sangat antusias. "Seneng, bisa ngajak anak-anak. Biasanya di Ragunan, daripada jauh-jauh," kata Yuni yang bersama suaminya dan tiga orang anaknya sedang menunggu untuk dapat ikut merasakan kereta wisata baru ini. (DIV)

DIV

:: JUMLAH EKSEMPLAR

No. No. Induk Dokumen Lokasi Status
Data kosong